Keterampilan Gerak Dasar, Lebih Dari Sekadar Bermain.

بسم الله الر حمن الر حيم

Pernahkah Ayah Bunda memperhatikan bagaimana seorang anak belajar membaca? Mereka mulai dari mengenal huruf, lalu suku kata, hingga akhirnya lancar membaca kalimat. Nah, dalam dunia fisik, proses ini disebut Fundamental Movement Skills (FMS) atau Keterampilan Gerak Dasar.

Banyak yang menganggap gerak adalah hal alami yang akan "bisa sendiri". Padahal, FMS adalah "alfabet fisik" yang harus diajarkan dan diasah agar anak memiliki fondasi yang kuat untuk hidup sehat dan percaya diri.

Apa Itu FMS dan Mengapa Penting?

Secara garis besar, FMS mencakup tiga pilar:

  1. Lokomotor: Berlari, melompat, dan berjingkat.

  2. Stabilisasi (Keseimbangan): Menekuk, meregang, dan berdiri di satu kaki.

  3. Manipulatif: Melempar, menangkap, dan menendang.

Penelitian dalam jurnal Sports Medicine menyebutkan bahwa anak yang menguasai FMS memiliki peluang jauh lebih besar untuk tetap aktif secara fisik hingga dewasa dibandingkan mereka yang melewatkan tahapan ini.

Implementasi di Flexischool PBD: Dari Teori ke Aksi

Kami percaya bahwa belajar tidak hanya duduk diam di bangku. Melalui berbagai klub, kami menerjemahkan teori FMS menjadi aktivitas yang menyenangkan:

1. Klub Psikomotorik: Membangun Navigasi Tubuh


Di Klub Psikomotorik PBD, kita melihat bagaimana ananda melatih koordinasi mata-tangan dan kelincahan. Aktivitas ini sangat penting untuk membangun self-efficacy (keyakinan diri). Anak yang merasa mampu mengontrol tubuhnya akan lebih berani menghadapi tantangan baru. 

Klub ini juga bertujuan agar ananda terus melatih sensomotoriknya sebagai bagian dari bekal pendukung proses akademisnya.

2. Klub Karate & Pencak Silat: Presisi, Fokus, dan Disiplin



Seni bela diri adalah paket lengkap FMS. Gerakan kuda-kuda dalam Silat melatih core strength dan keseimbangan (Stabilisasi), sementara teknik pukulan dan tangkisan dalam Karate melatih ketepatan gerak (Manipulatif).


Menariknya, sebuah studi di Frontiers in Psychology menunjukkan bahwa gerakan fisik yang kompleks seperti beladiri dapat meningkatkan fungsi eksekutif otak, yang artinya membantu individu lebih fokus saat belajar akademik.

3. Olahraga Pagi - Sebelum Masuk Kelas

Setiap hari jadwal KBM di Flexischool PBD dimulai dengan 30 menit olahraga pagi, yang terdiri dari berbagai latihan sesuai jenjang usia:
  • TK & SD: Latihan berbagai gerak dasar dan permainan lokomotor, termasuk gerakan braingym.
  • SMP & SMA: Latihan strength (body weigth & dumbbel) dan jalan pagi.
Penjadwalan 30 menit olahraga pagi sebelum masuk kelas di PBD ini sejak 2015 lalu menunjukkan bahwa para homeschoolers di PBD menjadi lebih fokus dan aktif mengikuti kegiatan belajar di kelas.

Kesimpulan: Lebih Dari Sekadar Keringat

Memenuhi kebutuhan gerak dasar bukan hanya soal agar anak "lelah" atau mahir bertarung. Ini adalah tentang:

  • Membangun kepercayaan diri dalam lingkungan sosial.

  • Mendukung perkembangan otak dan kemampuan kognitif.

  • Membentuk gaya hidup sehat untuk mencegah risiko obesitas di masa depan.


Jadi, apakah ananda sudah bergerak dengan cukup hari ini, Ayah Bunda?

Yuk kita terus dukung ananda untuk terus bergerak, karena di setiap lompatan dan tangkisan mereka, ada masa depan yang sedang kita bangun bersama.


---

Referensi:

  1. Barnett, L. M., et al. (2016). Fundamental Movement Skills and Physical Activity in Children and Adolescents: A Systematic Review. Sports Medicine.

  2. Van der Fels, I. M., et al. (2015). The relationship between motor skills and cognitive skills in 4–16 year old typically developing children: A systematic review. Pervasive Health.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Minat Membaca Kalangan Mahasiswa Rendah?

Assesment Psikologis - Pemetaan Profil Calon Ananda Didik PBD

Flexi School: Jembatan Antara Sekolah Formal dengan Homeschooling