Memerdekakan Bakat di Bawah Langit Luas
بسم الله الرحمن الر حيم
Belajar Sesuai 'Pintu' Masing-Masing
Senada dengan Bapak Pendidikan kita, ulama klasik Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam kitab Tuhfat al-Maudud mengingatkan para pendidik untuk jeli melihat bakat alami anak. Beliau berpesan agar kita tidak memaksakan seorang anak ke jalan yang bukan tabiatnya, karena hal itu hanya akan menghambat keberhasilannya.
Begitu pula Imam Malik bin Anas yang meyakini bahwa Allah membagi-bagi "pintu amal" dan kesuksesan manusia sebagaimana Dia membagi rezeki. Ada anak yang unggul dalam sains, ada yang bersinar di bidang sastra, dan ada yang berbakat dalam kepemimpinan.
Ruang Terbuka, Pikiran Terbuka
Setiap kamis pekan genap, seluruh homeschoolers Flexischool PBD belajar dan berkegiatan di ruang terbuka.
Belajar di ruang terbuka memberikan pesan kuat:
- Fleksibilitas: Belajar bisa terjadi di mana saja, tidak terbatas pada dinding kelas.
- Koneksi: Lingkungan yang menyegarkan membantu relaksasi dan membuka pikiran untuk menyerap ilmu lebih baik.
- Personalisasi: Memberi ruang bagi anak untuk memilih cara dan tempat belajar yang paling nyaman bagi mereka.
- Adab di ruang publik: Tak sekedar teori di atas kertas, anak mempraktekkan adab-adab menggunakan fasilitas umum & adab terhadap pengguna lainnya.
Di Flexischool PBD, kami percaya bahwa tugas kita bukanlah mencetak anak menjadi seragam, melainkan menemani mereka menemukan dan mengasah permata yang sudah ada di dalam diri mereka masing-masing, dengan proses yang menyenangkan dan jauh dari keadaan menekan maupun mengintimidasi.
Karena setiap anak adalah istimewa dengan jalannya sendiri.



Komentar
Posting Komentar